You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
11 Pintu Air di Jakarta dan Sekitarnya Masih Normal
photo Doc - Beritajakarta.id

11 Pintu Air di Jakarta dan Sekitarnya Masih Normal

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyampaikan update informasi tinggi muka air (TMA) di sejumlah pintu air di Jakarta dan sekitarnya.

Hanya Pintu Air Pasar Ikan yang berstatus siaga tiga atau waspada,

Data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Minggu (5/1) pada pukul 08.00, sebanyak 11 pintu air di Jakarta dan sekitarnya dalam kondisi normal atau siaga 4.

"Hanya Pintu Air Pasar Ikan yang berstatus siaga tiga atau waspada dengan tinggi muka air 195 sentimeter dengan kondisi hujan," ujar Muhammad Ridwan, Kepala UPT Pusdatin BPBD DKI Jakarta.

Status 12 Pintu Air di Jakarta dan Sekitarnya Siaga 4

Diungkapkan Ridwan, pintu air yang berada dalam status normal atau siaga 4 yakni, Katulampa dengan ketinggian muka air 20 sentimeter, Pintu Air Depok 110 sentimeter, Pintu Air Manggarai 645 sentimeter, Pintu Air Karet 320 sentimeter dan Pintu Air Krukut Hulu 30 sentimeter.

Kemudian, Pintu Air Pesanggrahan dengan TMA 80 sentimeter, Pintu Air Angke Hulu 65 sentimeter, Waduk Pluit -180 sentimeter, Pintu Air Cipinang Hulu 80 sentimeter, Pintu Air Sunter Hulu 60 sentimeter, dan Pintu Air Pulogadung 330 sentimeter.

"Warga harus tetap hati-hati dan waspada," tandas Ridwan.


Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5623 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5573 personNurito
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2038 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2010 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1777 personAnita Karyati