You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dukcapil Jakut Layani Pencetakan Warga Pejagalan Terdampak Genangan
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Warga Terdampak Banjir di Pejagalan Diberikan Layanan Adminduk

Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Utara memberikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi warga terdampak banjir di Pejagalan, Penjaringan.

Tahap awal kita lakukan pendataan. Setelah itu dokumen mereka kita cetak di kelurahan

Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Dukcapil Kelurahan Pejagalan, Katalina Naomy Daepany mengatakan, sejak Sabtu (4/1) lalu, pihaknya melakukan layanan adminduk dengan sistem jemput bola kepada warga terdampak banjir.

"Tahap awal kita lakukan pendataan. Setelah itu dokumen mereka kita cetak di kelurahan. Tapi sampai saat ini belum semua bisa kita cetak berhubung kondisi listrik belum stabil," katanya, Rabu (8/1).

Dinas Dukcapil Cetak 1.364 Dokumen Adminduk Pengganti Warga Terdampak Banjir

Menurut Naomi, berdasarkan data yang dihimpun, di wilayah Pejagalan ada banyak dokumen warga yang hilang dan rusak akibat terendam banjir. Di antaranya Kartu Keluarga (KK) sebanyak 183 dokumen dan KTP 110 dokumen. Selebihnya Kartu Identitas Anak (KIA) 97 dokumen, Suket 44 dokumen, akta kelahiran 37 dokumen dan satu akta kematian.

"Mudah-mudahan listriknya segera stabil. Sehingga proses cetak bisa rampung besok," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1356 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1210 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye997 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye967 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye792 personFakhrizal Fakhri
close