You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bus Sekolah Setop Operasi Sementara
photo Nurito - Beritajakarta.id

Bus Sekolah Setop Operasi Sementara

Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyetop sementara operasional bus sekolah, Selasa (25/2).

Antisipasi sudah kita lakukan sejak pukul 03.30,

Kepala UPAS Dishub DKI Jakarta, Ali Murtadho mengatakan, untuk keamanan bersama, seluruh bus sekolah, saat ini setop operasi untuk sementara waktu. Saat ini bus sekolah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari genangan. Sebanyak 105 bus dievakuasi ke TMII. Sedangkan 71 armada lainnya saat ini masih berada di pul bus.

UPAS Dishub DKI Evakuasi Armada Bus Sekolah

"Karena kondisi jalan juga tidak memungkinkan dilintasi jadi kami setop sementara operasionalnya," ujar Ali, Selasa (25/2).

Meski demikian, sambung Ali, para ASN maupun PJLP di lingkungan UPAS Dishub DKI tetap bekerja seperti biasa.

"Antisipasi sudah kita lakukan sejak pukul 03.30 dan proses evakuasi armada dilakukan mulai pukul 04.00," katanya.

Selain itu, lanjutnya, semua aset kantor juga diamankan di lantai dua. Mulai dari komputer, arsip, peralatan kantor dievakuasi karena kondisi kantor yang tergenang hingga ketinggian 60 sentimeter.

Sementara, pada pukul 09.15, kondisi Jl Raya Pondok Gede, tepatnya di depan gerbang utama pul bus sekolah, juga kondisinya terputus. Kondisi jalan tergenang setinggi 1,5 meter akibat luapan Kali Sunter.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2057 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye928 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye811 personNurito