You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Tertibkan 3.249 Pohon di Jaksel
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Tata 3.249 Pohon

Selama periode Januari hingga Februari 2020, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan sedikitnya telah menata 3.249 pohon rawan sempal dan tumbang di seluruh wilayahnya.

Kita ingin tata pohon yang berpotensi sempal dan tumbang, khususnya saat musim hujan

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan Arwin menyebutkan, dari 3.249 pohon yang ditata, 568 pohon di antaranya dilakukan penopingan, 2.461 dipangkas dan 220 ditebang.

"Kita ingin tata pohon yang berpotensi sempal dan tumbang, khususnya saat musim hujan," ujarnya, Kamis (5/3).

Sudin Kehutanan Jaksel Tangani 4.340 Pohon Rawan Tumbang

Ia menuturkan, selama periode Januari hingga Februari, penopingan pohon paling banyak dilakukan di Jagakarsa dengan jumlah 84 pohon. Sementara pemangkasan paling banyak di Pasar Minggu dengan jumlah 309 pohon.

"Sedangkan untuk penebangan paling banyak dilakukan di Setiabudi dengan jumlah 35 pohon," sambungnya.

Menurutnya, proses penataan pohon di lapangan umumnya terkendala arus lalu lintas yang padat. Sehingga pengerjaannya pun terpaksa dilakukan saat hari libur.

"Selain itu belum adanya lokasi khusus untuk pembuangan sampah hasil penataan pohon," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4595 personNurito
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1404 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1069 personFolmer
  4. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1033 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pansus Perparkiran Bahas Optimalisasi Pendapatan Sektor Parkir

    access_time21-04-2026 remove_red_eye981 personFakhrizal Fakhri