You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
44 Sarpras di Kembangan Telah Disemprot Disinfektan
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

44 Sarpras di Kembangan Telah Disemprot Disinfektan

Sebanyak 44 sarana dan prasarana (Sarpras) umum, termasuk beberapa tempat ibadah yang ada di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat disterilisasi dengan cara menyemprotkan cairan disinfektan.

Ini sebagai upaya mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di sarana prasarana umum dan tempat ibadah,

Camat Kembangan Joko Mulyono mengatakan, lokasi yang disemprot cairan disinfektan antara lain kantor Kecamatan Kembangan, lokasi binaan (lokbin) UMKM Meruya Utara, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kecapi RW 01 Meruya Utara, RPTRA Blok R Joglo, Masjid Al Huda RW 08 Srengseng, SMK Satria Srengseng, KUA, Masjid Baiturrahman RW 02 Kembangan Utara dan beberapa taman.

"Penyemprotan sudah dilakukan sejak 16 Maret. Sampai saat ini sudah 44 lokasi yang sudah dilakukan penyemprotan," ujar Joko, Jumat (20/3).

Petugas Gulkarmat Semprot Taman Arsa dengan Cairan Disinfektan

Dikatakan Joko, pelaksanaan penyemprotan ini melibatkan PMI Jakarta Barat, Petugas Gulkarmat Sektor Kembangan, Satpel Pertamanan dan Hutan Kota Kembangan, pengelola RPTRA, pihak kelurahan, Satpol PP, TNI-Polri, RT/RW dan pengurus masjid.

"Ini sebagai upaya mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di sarana prasarana umum dan tempat ibadah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1828 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1390 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1069 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1055 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye973 personAnita Karyati