You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas PPAPP Layani 311 Laporan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan
photo Doc - Beritajakarta.id

Dinas PPAPP Layani 311 Laporan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta melayani 311 laporan kasus kekerasan anak maupun orang tua selama periode Januari hingga Maret 2020.

Semua tindak lanjut dari pengaduan tersebut sudah diatur berdasar SOP yang ada

Rinciannya, 22 laporan diadukan melalui Jakarta Siaga 112, 110 laporan melalui Pos Pengaduan.  Sedangkan yang datang langsung atau melalui call center UPT P2TP2A sebanyak 179 laporan.

Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan, seluruh laporan yang masuk diverifikasi berdasarkan jenis layanan psikologi dan layanan hukum.

Dinas PPAPP Miliki 19 Pos Pengaduan Kekerasan Perempuan dan Anak

"Semua tindak lanjut dari pengaduan tersebut sudah diatur berdasar SOP yang ada," ujarnya, Jumat (27/3).

Tuty menjelaskan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyediakan layanan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui UPT P2TP2A secara gratis.

"Diharapkan masyarakat berani melaporkan. Karena ada jaminan keamanan, kerahasiaan, perlindungan hukum dan dukungan dari pemerintah, swasta dan masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

    access_time03-08-2026 remove_red_eye1089 personTiyo Surya Sakti
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

    access_time03-08-2026 remove_red_eye938 personAnita Karyati
  4. Konservasi Pulau Sabira Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan

    access_time03-08-2026 remove_red_eye907 personAnita Karyati
  5. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye865 personAnita Karyati