You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puskesmas Kembangan Dirikan Poli ISPA
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Puskesmas Kembangan Dirikan Poli ISPA

Puskesmas Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, mendirikan Poli ISPA (infeksi saluran pernapasa atas) di halaman puskesmas setempat. Ini sebagai upaya menantisipasi dan mencegah penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

Poli ISPA ini sudah hampir dua minggu didirikan,

Kepala Puskesmas Kecamatan Kembangan, Leny Ariyani mengatakan, didirikannya Poli ISPA dilakukan untuk memisahkan dan mempermudah petugas membedakan pasien dengan keluhan ISPA dan bukan. Dengan begitu, pasien dengan keluhan ISPA tidak berkontak langsung dengan pasien lainnya di puskesmas.

Apresiasi Tenaga Medis COVID-19, Pemprov DKI Fasilitasi Penginapan Layak dan Nyaman

"Poli ISPA ini sudah hampir dua minggu didirikan. Kami juga buat ruang isolasi jika ada pasien terduga COVID-19 yang harus dirujuk, sambil menunggu konfirm dari rumah sakit yang dituju," ujar Leny, Selasa (31/3).

Dia menambahkan, poli ini dibuka selama 24 jam. Sedangkan petugas yang berjaga dibagi dalam tiga shift di mana satu shift-nya terdiri dari dua dokter, dua perawat, satu administrasi dan satu farmasi serta satu ambulans yang siaga.

"Petugas juga dilengkapi dengan APD (alat pelindung diri), mulai dari pendaftaran dan pengambilan obat juga terpisah," tandasnya.


Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29461 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2204 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1207 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1028 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye963 personFakhrizal Fakhri