You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi E Ingin Dinkes DKI Waspada Penyakit DBD Selain Corona
photo Doc - Beritajakarta.id

Komisi E Minta Dinkes Antisipasi Ancaman DBD

Komisi E DPRD DKI Jakarta, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman demam berdarah dengue (DBD) yang biasanya merebak pasca musim penghujan saat ini.

Kita perlu lakukan antisipasi dengan membentuk tim penanganan DBD. 

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mengatakan, Dinkes perlu membentuk tim khusus guna mengantisipasi adanya lonjakan korban DBD di tengah pandemi corona.

"Kita perlu lakukan antisipasi dengan membentuk tim penanganan DBD. Kami pahami kesibukan Dinkes sekarang, namun ancaman DBD jangan diabaikan," ujar Iman, Rabu (15/4).

Pembahasan LKPJ APBD 2019 Dijadwalkan 29 April

Imam mengusulkan, agar Dinkes meningkatkan kolaborasi dengan unsur masyarakat yang sudah terbentuk di tingkat Kelurahan untuk mensosialisasikan  gerakanan pencegahan DBD.

Ia  juga mendorong agar kegiatan fogging terus digencarkan di wilayah pemukiman, tanpa harus menunggu adanya laporan  korban DBD.

"Saya berharap Dinkes tetap bisa mengoptimalkan para kasatpel dan kader jumantik di kelurahan, termasuk sosialisasi 3M dan pemberantasan nyamuk. Untuk teknis kami menyakini kepada eksekutif," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8506 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2446 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1416 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1238 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1171 personDessy Suciati