You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ribuan Pedagang Binaan Sudin PPKUKM Jakarta Pusat Patuhi Aturan PSBB
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

Aktivitas Pedagang Binaan di Jakpus Terus Dimonitoring Selama PSBB

Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Jakarta Pusat terus memonitoring aktivitas 4.200 pedagang  binaan yang berjualan di 55 lokasi sementara (loksem) dan empat lokasi binaan (lokbin) selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dari hasil monitoring, mereka telah mematuhi aturan PSBB

Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Pusat, Bangun Richard mengatakan, berdasarkan hasil monitoring di 55 loksem yang tersebar di delapan kecamatan dan empat lokbin di Palmerah, Abdul Gani, Cempaka Sari dan Pulo Gundul, tidak ditemukan adanya pedagang yang menjual makanan dan minumannya untuk dikonsumsi di tempat.

"Dari hasil monitoring, mereka telah mematuhi aturan PSBB. Mereka juga sudah menerapkan sistem take away," ujarnya, Kamis (23/4).

2.295 Pedagang Binaan di Jaksel Patuhi Aturan PSBB

Ia menjelaskan, selama masa PSBB, jam operasional loksem dan lokbin berjalan seperti hari normal, tepatnya dari pukul 09.00-22.00. Selain menerapkan Physical Distancing, para pedagang juga diminta selalu menggunakan masker dan mencuci tangan.

"Ini untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Ibukota, khususnya di Jakarta Pusat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye5996 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3702 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2893 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye2846 personNurito
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1459 personFolmer