You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Komisi C Usulkan Anggaran Kunker dan Sosper Dialihkan untuk Bantu Warga
photo Doc - Beritajakarta.id

Komisi C Usulkan Anggaran Kunker dan Sosper Dialihkan untuk Bantu Warga

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI  mengusulkan agar anggaran tunjangan kinerja anggota dewan sebesar Rp 2 triliun dialokasikan untuk penanganan COVID-19.

Dua kegiatan dewan tersebut tidak berjalan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Wakil Ketua Komisi C, Rasyidi HY mengatakan, anggaran tersebut dialokasikan dari anggaran kunjungan kerja (kunker) dan sosialisasi perda (sosper) seluruh anggota dewan.

"Gagasan ini sangat tepat, karena dua kegiatan dewan tersebut tidak berjalan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), " ujarnya,  Jumat (24/4).

Komisi E Tinjau Tiga RSUD Rujukan Penanganan COVID-19

Menurutnya, anggaran sebesar kurang lebih Rp2 triliun ini akan sangat optimal jika dialihkan untuk mengurangi beban ekonomi warga terdampak PSBB.

Selain warga terdampak PSBB, lanjut Rasyidi, bantuan ini juga bisa dioptimalkan untuk para pekerja harian lepas (PHL) dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Rencana ini belum final,  tapi kami sepakat dan bersedia dana tersebut diberikan kepada yang membutuhkan,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

    access_time06-07-2026 remove_red_eye2649 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1351 personDessy Suciati
  3. JKF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Menuju Jakarta Kota Global

    access_time05-07-2026 remove_red_eye1275 personFakhrizal Fakhri
  4. Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1261 personDessy Suciati
  5. Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

    access_time07-07-2026 remove_red_eye1245 personDessy Suciati