You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Panen Bayam di Kecamatan Kembangan, Jakbar
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Urban Farming di Kembangan Panen Bayam

Pegiat urban farming atau pertanian perkotaan di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat memanen 12 kilogram bayam dari dua lokasi berbeda yakni Kelurahan Meruya Selatan dan Kembangan Utara.

Saya berharap tetap semangat dan dilanjutkan agar bisa memenuhi kebutuhan, minimal skala rumah tangga,

Sulistiawati, salah satu pegiat urban farming di Kelurahan Meruya Selatan mengatakan, ia bersama empat rekannya telah mempraktikan urban farming sejak Desember 2019, setelah mendapatkan pelatihan dan sarana tanam dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat.

"Ini panen yang keempat dan berhasil memanen tujuh kilogram bayam. Selanjutnya bayam dijual kepada warga," ujar Sulistiawati, Senin (11/5).

315,5 Kilogram Tanaman Hidroponik Sudah Dipanen di Jaksel

Menurutnya, hasil penjualan tersebut digunakan kembali untuk membeli bibit dan nutrisi. Dirinya lebih sering menanam kangkung dan bayam, sebab lebih mudah dan bisa dipanen dalam waktu 21-22 hari. Tak hanya itu, hasilnyanya bagus dan sehat, sebab tidak menggunakan pestisida.

"Target kami panen ke-10, bisa menambah media tanamnya. Saat ini baru bisa untuk 72 net pot," katanya.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Iwan Indriyanto mengatakan, selain di Meruya Selatan, panen bayam juga dilakukan oleh pegiat urban farming di Kelurahan Kembangan Utara, sebanyak lima kilogram.

Iwan berharap, masyarakat tetap semangat untuk budi daya tanaman hidroponik untuk memenuhi kebutuhan sayur mayur di tengah masyarakat. Terlebih, tanaman hidroponik dikenal dengan kualitas yang bagus dan sehat karena tidak menggunakan pestisida sehingga aman untuk dikonsumsi.

"Saya berharap tetap semangat dan dilanjutkan agar bisa memenuhi kebutuhan, minimal skala rumah tangga. Kami juga akan terus melakukan monitoring," tandasnya.


Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5217 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1838 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1744 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1565 personAnita Karyati