You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Mendekati Lebaran, Dinas KPKP Intensifkan Pemantauan Komoditas Pangan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Mendekati Lebaran, Dinas KPKP Intensifkan Pemantauan Komoditas Pangan

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta lakukan pemantauan ketersediaan, harga, dan mutu pangan secara serentak menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Tersedia dan harganya terjangkau

Pemantauan serentak ini menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 511.2/3142/SJ tanggal 14 Mei 2020 tentang Pembentukan Satuan Tugas Ketahanan Pangan Daerah.

Kepada Dinas KPKP DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, berdasarkan surat edaran tersebut, setiap daerah agar membuat laporan harian kondisi stok dan harga sebelas komoditas yakni, beras, jagung, cabai merah besar, cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, daging sapi atau kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng.  

Dinas KPKP Lakukan Pengawasan Pangan di Pasar Klender

"Pemerintah ingin memastikan komoditas bahan pangan penting itu tersedia dan harganya terjangkau," ujarnya, Rabu (20/5).

Darjamuni menjelaskan, pemantauan ketersediaan dan harga sebelas bahan pangan menyasar pasar tradisional dan pasar swalayan. Meskipun, pengumpulan data dari berbagai sumber seperti Bulog, BUMD pangan, distributor dan importir pangan ketersediaan seluruh bahan pangan di Jakarta aman, namun pemeriksaan di lapangan perlu dilakukan untuk memastikan kembali.

"Perlu dicek dan dipastikan ada atau tidaknya semua bahan pangan di level pasar eceran baik di pasar tradisional maupun swalayan. Kalau semuanya ada dan harganya terjangkau baru kita yakin itu sesuai fakta di lapangan," terangnya.

Menurutnya, terkait dengan harga menjelang  Lebaran tahu ini beberapa harga bahan pangan masih relatif stabil dan stoknya masih cukup.

"Warga Jakarta tidak perlu khawatir dan panik karena berdasarkan pemantauan serentak semua bahan pangan tersedia dan tidak terjadi kenaikan yang signifikan. Insya Allah semua ada di pasar dan jumlahnya cukup," ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam pengawasan pangan yang dilakukan, Dinas KPKP juga melakukan uji laboratorium terhadap bahan bahan pangan yang banyak dikonsumsi warga saat Idul Fitri.

Pengujian dilakukan bertujuan untuk menjamin bahan pangan aman dari berbagai bahan kimia berbahaya seperti formalin, residu pestisida, clorin, dan lain-lain.

"Pada tanggal 14 Mei 2020 lalu kita juga telah melakukan pengambilan sampel untuk dikakukan uji laboratorium. Alhamdulillah semua sampel yang diuji negatif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1155 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1141 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye902 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye871 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye827 personBudhi Firmansyah Surapati