You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
26 Pendatang di Pengadegan Lakukan Isolasi Mandiri
photo Mustaqim Amna - Beritajakarta.id

26 Pendatang di Pengadegan Diminta Isolasi Mandiri

26 warga pendatang yang tinggal di delapan RW di Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan diminta melakukan isolasi mandiri karena tak memiliki Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) usai mudik dari kampung halaman.

Sejauh ini ada 26 warga yang kita minta untuk melakukan isolasi mandiri

Lurah Pengadegan, Azhari mengatakan, sebagian besar pendatang tersebut berprofesi sebagai pedagang yang berasal dari Cirebon, Tegal, Sukabumi dan Brebes.

"Sejauh ini ada 26 warga yang kita minta untuk melakukan isolasi mandiri," ujarnya, Rabu (10/6).

Sembilan Pendatang di Lenteng Agung Diminta Isolasi Mandiri

Azhari menyebutkan, dari 26 pendatang yang diminta melakukan isolasi mandiri, tiga orang di antaranya tinggal di RW 01, lima orang di RW 02, empat orang di RW 04, tiga orang di RW 05, empat orang di RW 07 dan tujuh orang di RW 08.

Ia juga meminta warga sekitar untuk ikut mengawasi para pendatang saat menjalani masa isolasi mandiri selama 14 hari. Warga juga diminta membantu pihak kelurahan untuk mendistribusikan kebutuhan logistik mereka sehari-hari.

"Kita juga harus membantu kebutuhan logistik dan kesehatan mereka. Caranya berkoordinasi dengan puskesmas kelurahan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1175 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1088 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1048 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye914 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye885 personAnita Karyati