You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pekan Depan, Pemkot Jakpus Sosialisasikan PSBB Selama Tiga Hari
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Kembali Aktifkan Gugus Tugas RW

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat mempersiapkan kegiatan sosialisasi pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai tanggal 14-16 September 2020.

Senin besok kita baru mulai sosialisasi

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan sosialisasi ini berikan agar masyarakat dapat lebih taat terhadap aturan PSBB seperti semula. Adapun bentuk pengetatan yang diterapkan antara lain membatasi jumlah pekerja 50 persen, dan tempat makan hanya untuk take away.

Kebijakan Rem Darurat Didukung DPRD DKI

"Senin besok kita baru mulai sosialisasi, kemarin kita juga sudah arahin seluruh camat dan lurah untuk mengaktifkan kembali gugus tugas RW," kata Irwandi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (11/9).

Ia melanjutkan, di Jakarta Pusat sendiri terdapat 390 RW. Apabila terdapat masyarakat yang melanggar aturan PSBB ini, pihaknya siap memberikan sanksi berupa kerja sosial selama 20 menit atau denda sebesar Rp 250 ribu. Bahkan saat ini sudah diberlakukan denda progresif bagi pihak yang kedapatan mengulangi kesalahannya.

"Kalau ada pelanggar lebih satu kali, maka akan kita kenakan sanksi dua hingga tiga kali lipat, sesuai catatanya dia telah melanggar berapa kali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5218 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1838 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1744 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1565 personAnita Karyati