You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Minim Lahan Pertanian, Jakarta Pusat Kembangkan Bercocok Tanam Di Pekarangan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Animo Warga Jakpus Bercocok Tanam Tinggi

Keterbatasan lahan pertanian ternyata tidak menjadi hambatan bagi warga Jakarta Pusat untuk bercocok tanam. Buktinya permintaan bibit tanaman ke Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat setiap tahun terus meningkat.

Permintaan bibit tanaman dari masyarakat terbilang tinggi. Umumnya mereka berasal dari kelompok-kelompok tani dan dari permintaan RT/ RW

Kepala Seksi Pertanian dan Kehutanan Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat, Willien Bonger Purba mengungkapkan, banyak warga yang memanfaatkan lahan halaman rumahnya untuk bercocok tanam. 

"Permintaan bibit tanaman dari masyarakat terbilang tinggi. Umumnya mereka berasal dari kelompok-kelompok tani dan dari permintaan RT/ RW. Pertanian yang dikembangkan warga berbasis rumah tangga," kata Willien, Kamis (19/2).

Pemprov DKI Akan Bangun Pasar Induk Ayam

Willien menuturkan, untuk lahan yang sempit biasanya ditanami tanaman obat keluarga. Hal ini sangat berguna untuk penghijauan serta menambah gizi makanan.

Menurut Willien, mayoritas warga meminta bibit tanaman produktif yang pendek masa panennya, seperti cabai, terong, jinten, tomat, markisa dan sayuran.

Willien menambahkan, saat ini di wilayahnya terdapat 66 kelompok tani binaan. “Kita berharap ada dampak positif dari warga yang bercocok tanam di halaman rumah, jadi warga lain juga bisa ikut meniru. Dengan begitu lingkungan bisa terlihat lebih hijau dan asri,” tuturnya.

Ke depan pihaknya berencana membangun lahan percontohan bercocok tanam di Jalan Madani Raya Gang T RT 02/05, Johar Baru. Lahan percontohan dengan panjang 100 meter itu merupakan jalan lingkungan.

"Diharapkan warga yang melintas dapat mengetahui keuntungan bertani meski hanya di halaman rumah," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5846 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2359 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1701 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1604 personNurito