You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengerukan Lumpur di Kali Baru Barat Diapresiasi Warga
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Pengerukan Lumpur di Kali Baru Barat Diapresiasi Warga

Warga RW 08, Kelurahan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang melakukan pengerukan lumpur di Kali Baru Barat,Jalan Raya Saharjo.

Kami apresiasi keseriusan Pemprov DKI yang berupaya keras menangani banjir 

Budi Santoso (61) yang tinggal di Komplek Perumahan Akabri, RT 11/08, Kelurahan Menteng Atas mengaku, dirinya salut terhadap Pemprov DKI yang dinilai sangat serius melakukan pengerukan lumpur dengan mengerahkan personil dan peralatan besar.

"Kami apresiasi keseriusan Pemprov DKI yang berupaya keras menangani banjir dengan melakukan pengerukan saluran air," ujarnya, Rabu (30/9).

Pengerukan Lumpur Setu Mangga Bolong Dikebut

Budi yang sudah tinggal di komplek itu sejak 1997 mengungkapkan, pengerukan lumpur di Kali Baru Barat ini merupakan yang pertama dilakukan.

"Kalau bisa bibir kali turapnya juga ditinggikan," harapnya.

Hal senada diutarakan Marlina (53), warga RT 06/08. Menurut dia, pengerukan memang perlu dilakukan karena sedimen lumpur di Kali Baru Barat ini sudah sangat tebal dan dikhawatirkan dapat menghambat arus air saat hujan lebat nanti.

"Kegiatan ini sangat positif, semoga dengan dikeruknya lumpur pada kali itu wilayah kami akan bebas dari banjir," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6153 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1272 personAnita Karyati