You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Prioritaskan Penanganan Banjir di Enam Wilayah Kelurahan
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Prioritaskan Penanganan Banjir di Enam Wilayah Kelurahan

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat memprioritaskan penanganan banjir pada enam wilayah kelurahan, yaitu Kelurahan Johar Baru, Karet Tengsin, Petamburan, Kebon Kelapa, Bendungan Hilir, dan Cempaka Putih Barat.

Kami menyiapkan 148 lokasi pengungsian untuk antisipasi

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Menghantara mengatakan, enam kelurahan ini menjadi wilayah prioritas karena dari hasil evaluasi paling besar terdampak jika terjadi hujan lebat di Jakarta.  

Ia menegaskan, pihaknya telah berkomitmen melakukan penanganan antisipasi banjir di enam wilayah kelurahan tersebut.

Pemkot Jakpus Terima Penyerahan Lahan Fasos Fasum

"Kami minta UKPD terkait untuk menyelesaikan sejumlah program penanganan banjir sesuai target yang ditetapkan," ucapnya, Rabu (21/10).

Bayu menambahkan, pihaknya juga fokus melakukan penanganan banjir di wilayah lain yang tidak menjadi prioritas.

"Meski bukan prioritas, namun penanganan di wilayah lain tidak bisa dikesampingkan," tuturnya.

Guna antisipasi kemungkinan terburuk saat terjadi banjir, jelas Bayu, pihaknya sudah mempersiapkan 148 titik lokasi pengungsian bagi warga terdampak.  

“Kami menyiapkan 148 lokasi pengungsian untuk antisipasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6153 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati