You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Korban Kebakaran di Simprug Ditampung di Tenda Pengungsian
photo Folmer - Beritajakarta.id

Korban Kebakaran di Simprug Ditampung di Tenda Pengungsian

Sebanyak 85 jiwa dari 24 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di wilayah RT 10/08, Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ditampung di tenda pengungsian yang didirikan di Jalan Simprug Golf II.

Dapur umum untuk membantu ketersediaan pangan pengungsi juga sudah didirikan,

Wakil Camat Kebayoran Lama, Sidik Rawanda mengatakan, peristiwa kebakaran ini menghanguskan 25 rumah yang dihuni 24 KK dengan 85 jiwa terdiri dari 53 laki-laki, 27 perempuan, dua lansia dan tiga balita.

21 Unit Pemadam Atasi Kebakaran di Simprug

"Dapur umum untuk membantu ketersediaan pangan pengungsi juga sudah didirikan,"  ujar Sidik, Senen (26/10).

Selanjutnya, jelas Sidik, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kasatpel Sudin Sosial Kecamatan Kebayoran Lama untuk menyiapkan makanan dan minuman untuk pengungsi.

"Kami sudah koordinasikan dengan Satpel Sudin Sosial kecamatan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi," tandasnya.

Musibah kebakaran di lokasi itu terjadi, Senin (26/10) sekitar pukul 07.50. Dan menghaguskan sekitar 25 hunian. Penyebab kebakaran yang dapat dipadamkan sekitar pukul 10.00, diduga akibat korsleting listrik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7216 personDessy Suciati
  2. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye2800 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2121 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2094 personNurito
  5. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1886 personBudhi Firmansyah Surapati