You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
10.000 Bibit Mangrove Ditanam di Kawasan Wisata Jembatan Pengantin
photo Suparni - Beritajakarta.id

10.000 Bibit Mangrove Ditanam di Kawasan Wisata Jembatan Pengantin

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Puja Berhias Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu berkolaborasi dengan PT Nusantara Regas, melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove di sisi utara kawasan wisata Jembatan Pengantin.

Kawasan wisata semakin hijau dan lestari

Ketua Pokdarwis Puja Berhias Kelurahan Pulau Untung Jawa, Rusli mengatakan, sebanyak 10.000 bibit mangrove yang ditanam merupakan bantuan yang diperoleh melalui program corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

"Melalui penanaman mangrove ini kita ingin kawasan wisata semakin hijau dan lestari. Sehingga, bisa semakin menambah kenyamanan wisatawan. Selain itu, mangrove ini juga sangat diperlukan untuk menahan abrasi," ujarnya, Jumat (23/10).

Kelurahan Pulau Untung Jawa Bakal Tambah Kursi Pengantin untuk Spot Swafoto

Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Supriyadi mengapresiasi upaya Pokdarwis untuk memperluas taman mangrove di kawasan wisata Jembatan Pengantin tersebut sebagai sarana destinasi wisata sekaligus pengamanan pulau dari abrasi.

"Ikut senang, kegiatan ini merupakan upaya pelestarian lingkungan dan memperbanyak destinasi wisata berbasis lingkungan atau ekowisata di Pulau Untung Jawa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2134 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1120 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1037 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1037 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1004 personFakhrizal Fakhri