You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
pasar_blok_g_2.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

Blok G Tanah Abang Akan Dijadikan Pusat Penjualan Batu Akik

Batu akik yang sedang tren di masyarakat menarik perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat. Untuk itu, Pemkot Jakarta Pusat akan menjadikan lantai III Blok G Pasar Tanah Abang sebagai pusat penjualan batu akik.

Pada prinsipnya mereka setuju. Namun belum semua pedagang keluar dan dicabut izin penempatannya. Karena itu, minggu depan akan kami undang

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, mengatakan, nantinya di lantai III pasar tersebut akan diisi oleh semua pedagang batu akik yang ada di Jakarta Pusat. Sementara, pedagang pakaian akan dipindahkan ke lantai II. Sejauh ini, PD Pasar Jaya mengaku setuju dengan rencana tersebut.

"Pada prinsipnya mereka setuju. Namun belum semua pedagang keluar dan dicabut izin penempatannya. Karena itu, minggu depan akan kami undang," ujar Mangara, Selasa (3/3).

JPO Stasiun Tanah Abang - Pasar Blok G Segera Dibangun

Dikatakan Mangara, tujuan dijadikan lantai III Blok G Pasar Tanah Abang sebagai pusat perdagangan batu akik lantaran saat ini sedang menjadi tren. Selain itu, hal itu juga untuk meramaikan kawasan tersebut, sehingga tidak dijadikan tempat mangkal para pekerja seks komersial (PSK), sebab sudah banyak laporan dari masyarakat.

"Bulan depan akan kita dorong dan secepatnya akan kami realisasikan," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1334 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1175 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye969 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye942 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye769 personFakhrizal Fakhri
close