You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 RPTRA Udara Segar Batu Ampar Panen Sayur 6,5 Kilogram
photo Nurito - Beritajakarta.id

PKK Kelurahan Batu Ampar Panen Sayur dan Ikan

Kader PKK Kelurahan Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (21/12), memanen sayur mayur dan ikan di RPTRA Udara Segar.

Semua jenis sayur yang dipanen ini ditanam selama 21 hari dengan sistem hidroponik

Ketua TP PKK Kelurahan Batu Ampar, Siti Muawanah Ruslan mengatakan, jenis sayuran yang dipanen terdiri dari bayam merah seberat 1,5 kilogram, pak coy empat kilogram dan cabai rawit satu kilogram, serta ikan Nila sebanyak tiga kilogram.

15 Ton Padi Berhasil Dipanen dari Sawah Abadi Cakung

"Semua jenis sayur yang dipanen ini ditanam selama 21 hari dengan sistem hidroponik," jelas Siti.

Siti menambahkan, semua hasil panen ini dijual ke masyarakat dengan harga rata-rata Rp 20 ribu perkilogram, kecuali tanaman cabai rawit yang dibagikan gratis kepada warga.  

"Hasil penjualan digunakan untuk operasional RPTRA," tuturnya.

Lurah Batu Ampar, Achmad Ruslan menambahkan, panen sayur ini dilakukan serentak di 65 kelurahan bersama kader TP PKK Kota Jakarta Timur yang dilakukan secara daring.

Menurut Achmad, panen ini sekaligus untuk mengedukasi masyarakat tentang bercocok tanam  di lahan sempit secara hidroponik. Diharapkan, masyarakat mau bercocok tanam dan memiliki aktivitas di rumah selama masa transisi pandemi COVID 19.

"Kita akan terus sosialisasikan ke masyarakat agar bercocok tanam di rumah masing-masing secara hidroponik,' tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11138 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1336 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1264 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1262 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye978 personBudhi Firmansyah Surapati