You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Bangunan Liar di Rusun Tanah Tinggi di Bongkar
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Belasan Jarum Suntik Narkoba Ditemukan di Tanah Tinggi

Puluhan bangunan liar yang diduga dijadikan tempat penggunaan dan peredaraan narkoba di Rumah Susun (Rusun) Tanah Tinggi, Jalan Baladewa, Johar Baru, Jakarta Pusat, dibongkar petugas Satpol PP, Rabu (4/3). Dalam penertiban tersebut petugas juga menemukan belasan jarum suntik narkoba.

Pihak RT, RW, serta masyarakat sudah jenuh dengan adanya kegiatan transaksi narkoba. Petugas juga menemukan belasan jarum suntik

Pembongkaran bangunan liar tersebut berjalan lancar. Dengan menggunakan linggis dan palu, petugas berhasil meratakan satu persatu bangunan dengan tanah.

Lurah Tanah Tinggi, Abdul Hakim, mengatakan ada 25 bangunan liar yang terindikasi sebagai tempat peredaran narkoba dibongkar. Penertiban tersebut atas permintaan masyarakat yang mengaku resah dengan adanya peredaran narkoba di lingkungan mereka.

Besok, Bangunan Liar di Rusun Tanah Tinggi Dibongkar

"Pihak RT, RW, serta masyarakat sudah jenuh dengan adanya kegiatan transaksi narkoba. Petugas juga menemukan belasan jarum suntik," ujarnya.

Tindakan pembongkaran yang dilakukan aparat mendapat dukungan dari warga. "Warga sangat mendukung pemerintah membongkar bangunan liar ini. Semoga generasi muda di sini bebas dari narkoba," ucap Ahmad Abdulah Syafii, seorang warga.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3264 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2888 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1635 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1456 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1267 personFolmer