You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
50 Kilogram Pakcoy Berhasil Dipanen dari Taman TOGA Pulau Karya
photo Suparni - Beritajakarta.id

TP PKK Kepulauan Seribu Panen 50 Kilogram Pakcoy

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepulauan Seribu memanen 50 kilogram pakcoy dari Taman Toga Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Konsumsi makanan sehat

Ketua TP PKK Kepulauan Seribu, Rita Susanti Junaedi mengatakan, panen ini merupakan panen pertama sekaligus panen raya sejak penanaman perdana di lahan Toga Pulau Karya pada Oktober 2020.

"Hasil panen kali ini akan dibagikan kepada kader PKK untuk konsumsi makanan sehat dan segar keluarga," ujarnya, Rabu (6/1).

Ratusan Toga Ditanam di Pulau Karya

Ia berharap, tak hanya di Pulau Karya, semua kader PKK yang memiliki lahan kosong, termasuk di halaman rumah bisa memanfaatkannya untuk menanam Toga tau sayur-mayur.

"Ini bisa untuk ketahanan pangan keluarga. Bahkan, jika ditekuni lebih serius bisa menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga," terangnya.

Untuk diketahui, di Taman Toga Pulau Karya ini terdapat 700 jenis tanaman obat dan sayur-mayur seperti, terong, cabai, pakcoy, kangkung dan sawi. Pengelolaan taman Toga melibatkan kader PKK hingga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dengan pendampingan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7717 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6086 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1657 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1453 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1344 personFakhrizal Fakhri