You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jajanan Sekolah Di Jakut Belum Bebas Formalin dan Boraks
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Jajanan Sekolah di Jakut Ditemukan Mengandung Zat Berbahaya

Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta bersama dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menggelar inspeksi mendadak (sidak) jajanan di sejumlah sekolah di Jakarta Utara, Senin (2/3) lalu. Setelah diuji di laboratorium ditemukan sejumlah makanan mengandung zat berbahaya jenis boraks, formalin, dan pewarna makanan yang membahayakan.

Untuk kelanjutan penindakan merupakan kewenangan pemerintah daerah. Kalau tugas kita melakukan pengujian dari hulu hingga hilir apakah mengandung zat berbahaya

Kepala BPOM di DKI Jakarta, Dewi Prawita Sari mengatakan, dari hasil sidak yang dilakukan terhadap 92 sampel, hasilnya 7 di antara jajanan mengandung bahan berbahaya bila dikonsumsi dalam jumlah banyak dan lama dapat menyebabkan penyakit kanker.

"Untuk kelanjutan penindakan merupakan kewenangan pemerintah daerah. Kalau tugas kita melakukan pengujian dari hulu hingga hilir apakah mengandung zat berbahaya," ujarnya, Rabu (4/3).

Pusat Jajanan Ikan di Pulau Untung Jawa Terbengkalai

Dikatakan Dewi, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 28 tahun 2004 tentang Keamanan, Mutu dan Gizi Panganan, diatur tentang pengawasan merupakan domain pemerintah daerah. Pihaknya berharap Pemprov DKI Jakarta, menganggarkan pengawasan terhadap panganan yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh.

Wakil Walikota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi mengatakan, segera merespon hasil lab dari BPOM tersebut. Pihaknya akan turun ke lokasi sekolah ditemukan jajanan yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh dan memperingatkan pedagang dimaksud.

"Nanti kita cek secara berkala. Bila didapati masih menjual makanan yang mengandung zat berbahaya baru akan kita tindak," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6777 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6129 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1391 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1267 personAnita Karyati
  5. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1238 personTiyo Surya Sakti