You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
200 Orang Mengungsi di RW 12 Kebon Melati Tanah Abang
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

2.122 Warga Kebon Melati Mengungsi

Sekitar 2.122 warga di Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kini tinggal di pengungsian, setelah pemukiman mereka, Kamis (5/3) petang ludes dilalap si jago merah. Untuk sementara, para pengungsi ditempatkan di dua tempat pengungsian di Pos RW 12 dan di sebuah lapangan di RW 14.

Ada satu korban jiwa atas nama Agung berusia 18 tahun. Ada juga warga yang terluka kena paku dan pecahan seng

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, seorang warga bernama Agung (18), ditemukan sudah tidak bernyawa di tumpukan puing rumahnya yang terbakar. "Ada satu korban jiwa atas nama Agung berusia 18 tahun. Ada juga warga yang terluka kena paku dan pecahan seng," kata Mangara Pardede, Walikota Jakarta Pusat, usai meninjau lokasi kebakaran, Jumat (6/3).

Kebakaran itu sendiri meludeskan 284 rumah yang dihuni 533 kepala keluarga (KK) dari sembilan RT di lingkungan RW 12 (RT 16 dan RT 19) dan RW 14 (RT 11, 12, 13, 14, 15, 16, dan RT 17).

1.500 Jiwa Mengungsi Akibat Kebakaran di Karang Anyar

Ketua RW 12, Agus Suradika mengatakan, bantuan makanan dan selimut sudah mulai didistribusikan Dinas Sosial DKI Jakarta sejak tadi malam. Dapur umum juga telah dibangun di areal Panti Asuhan Darul Aitam.

Di lokasi kebakaran juga terlihat satu unit mobil Puskesmas Tanah Abang yang bersiaga untuk membantu warga. Selain itu ada pula truk air bersih serta toilet portable.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3267 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2892 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1639 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1460 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1281 personFolmer