You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1 April, Seluruh PNS DKI Terdaftar BPJS
photo Doc - Beritajakarta.id

1 April, Seluruh PNS DKI Terdaftar BPJS

Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta diikutsertakan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Ditargetkan pada 1 April mendatang, seluruh PNS telah terdaftar dalam program BPJS tersebut.

Jadi kalau pergubnya sudah ditandatangani, 1 April paling lama sudah terdaftar semua

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Rizani Usman mengatakan, ada dua program yang diikutkan untuk PNS DKI Jakarta, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Hal itu sesuai dengan amanat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 tahun 2013 tentang Pentahapan Kepesertaan Jaminan Sosial.

"Jadi semua didaftarkan untuk seluruh PNS dan pegawai tidak tetap juga dilindungi agar keluarga sejahtera," kata Rizani, usai bertemu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balaikota, Jumat (6/3).

Ahok Bagikan 13.322 Kartu BPJS Kepada Warga Binaan

Dia menyebutkan paling lambat 1 April mendatang proses pendaftaran PNS DKI sudah selesai dilakukan. Saat ini pihaknya masih menunggu Peraturan Gubernur (Pergub) yang dikeluarkan oleh Basuki. "Jadi kalau pergubnya sudah ditandatangani, 1 April paling lama sudah terdaftar semua. Kita tunggu Pergubnya dulu," ujarnya.

Sambil menunggu keluarnya Pergub, pihaknya tengah menghitung nilai premi yang akan dibayarkan untuk setiap PNS. Menurut informasi yang diperolehnya, premi untuk PNS DKI akan dibayarkan melalui APBD. "Untuk iuran, PNS DKI dibayar dengan APBD. Iuran untuk dua program ini lagi dihitung," ucapnya.

Besaran premi bervariatif, mulai dari 0,24 persen dari gaji sebulan, hingga 1,74 persen untuk pekerjaan berisiko tinggi. Sedangkan untuk premi jaminan kematian sebesar 0,3 persen dari gaji sebulan. Kemudian untuk jaminan hari tua sebesar 5,7 persen dari gaji sebulan, dimana 2 persen diambil dari gaji karyawan, dan 3,7 persen dibayar oleh perusahaan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika mengatakan, selama ini sebanyak lebih dari 70 ribu PNS DKI memang belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini Pergub sebagai payung hukumnya sedang dalam proses verbal.

"Intinya BPJS itu akan kita gunakan untuk meningkatkan lebih lanjut kesejahteraan pegawai, seperti jaminan hari tua dan meninggal. Kalau dulu pakai anggaran kesra nanti kita akan serahkan pada BPJS yang benefitnya lebih tinggi daripada kita kelola sendiri," kata Agus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye8696 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6613 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye2421 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1578 personFolmer
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1316 personAldi Geri Lumban Tobing