You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ratusan PKL Pasar Pagi Ditertibkan
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Ratusan PKL Pasar Pagi Ditertibkan

Sebanyak 200 pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Pagi, Asemka, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora ditertibkan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat, Senin (9/3). Selain melanggar Perda no 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, keberadaan PKL tersebut membuat kawasan tersebut terlihat kumuh.

Sesuai aturan lahan yang kini ditempati PKL di marka jalan adalah untuk parkir

Camat Tambora, Mursidin mengatakan, penertiban PKL dan parkir di kawasan tersebut bekerjasama dengan UPT Parkir Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Di kedua sisi Jalan sangat semrawut dan kerap menyebabkan kemacetan. “Untuk keberadaan PKL dan parkir di kawasan tersebut sudah sering ditertibkan. Tapi, paska penertiban tak lama mereka (PKL dan parkir) akan kembali seperti semula,” ujar Mursidin, Senin (9/3).

Sebelum dilakukan penertiban, kata Mursidin, pihaknya telah melakukan sosialisasi. “Tapi tidak juga digubris hingga terpaksa kami tindak tegas," tegas Mursidin.

60 PKL Waduk Pluit Direlokasi ke Jl Ali Sadikin

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Jakarta Barat, Sumartono menuturkan, penertiban PKL di kawasan tersebut dilakukan berdasarkan peraturan Gubernur Nomor 64 tahun 2011, tentang penyelenggaraan lokasi parkir.

“Sesuai aturan lahan yang kini ditempati PKL di marka jalan adalah untuk parkir. Tapi, kok bisa jadi tempat PKL makanya kami dan pihak kecamatan melakukan penertiban pada PKL tersebut,” ucap Sumartono.

Suradiman (49), PKL yang berjualan aksesoris wanita dan anak-anak tidak menampik kalau keberadaan PKL di kawasan tersebut memang sudah sering ditertibkan.

“Habis bingung mau jualan dimana lagi. Sedangkan di sini (Pasar Pagi) kami sudah punya pelanggan dan ramai hingga penjualan lumayan,” tuturnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5036 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1803 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1751 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1535 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1522 personAnita Karyati