You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dua Bulan 500 Pohon Telah Ditoping di Jakbar
photo Doc - Beritajakarta.id

Rawang Tumbang, 500 Pohon Dipangkas

Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa serta kerugian materi akibat pohon tumbang, terlebih saat musim hujan, Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Barat telah memangkas (toping) sebanyak 500 pohon yang sejumlah titik.

Total pohon yang sudah dipangkas mencapai 500 batang. Selain pohonnya sudah tinggi dan rindang sehingga mengganggu jalan

Pemangkasan pohon itu dilakukan selama periode Januari-Februari. Sedangkan ratusan pohon itu antara lain berlokasi di Jalan  Angke Jaya, kawasan Kota Tua, Jalan Tubagus Angke, Outer Ring Road, Kembangan, Jalan S Parman, Jalan Kyai Tapa dan Jalan Latumenten.

Rawan Tumbang, 2 Ribu Pohon di Jaksel akan Dipangkas

"Total pohon yang sudah dipangkas mencapai 500 batang. Selain pohonnya sudah tinggi dan rindang sehingga mengganggu jalan," kata Djauhar Arifin, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Barat, Senin (9/3).

Dikatakan Djauhar, pemangkasan ini juga untuk mengantisipasi pohon tumbang atau sempal akibat tiupan angin kencang. Apalagi saat ini kondisi cuaca kerap tidak menentu.

Menurut Djauhar, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pemangkasan pohon di lokasi lain. Salah satunya deretan pohon angsana yang berlokasi di Jalan Masjid At Taqwa RT 01/02, Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1197 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye986 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye957 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye781 personFakhrizal Fakhri
close