You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
60 Personel Gabungan Atasi Lumpur Sisa Banjir di Kampung Melayu
photo Nurito - Beritajakarta.id

60 Personel Gabungan Bantu Bersihkan Lumpur Sisa Banjir di Kampung Melayu

Sebanyak 60 personel gabungan dari unsur PPSU, Satgas SDA, Satgas BPBD dan Sudin Gulkarmat, dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan sampah dan lumpur sisa banjir di kawasan Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (11/2).

Rencananya setelah pembersihan akan disemprot karbol 

Lurah Kampung Melayu, Setiyawan mengatakan, 60 personel gabungan ini disebar ke wilayah RW 04, 05, 07 dan 08 yang sempat terendam luapan Kali Ciliwung. Pembersihan sampah dan lumpur di wilayah ini perlu dilakukan secara simultan oleh petugas dan warga.

“Ketebalan lumpur bervariasi antara 30-50 sentimeter. Kita kerahkan personel gabungan hari ini untuk membantu percepatan penanggulangan pasca banjir,” kata Setiyawan.

Penanganan Pasca Banjir, Tiga Pompa Mobile Dikerahkan di Kampung Melayu dan Cawang

Menurutnya, proses pembersihan lumpur dan sampah sisa banjir di wilayahnya ini diperkirakan akan memakan waktu selama lima hari. Selanjutnya, lingkungan warga akan disiram karbol agar kembali bersih dan higienis.

"Rencananya setelah pembersihan akan disemprot karbol agar warga merasakan aman dan nyaman, tidak terkena penyakit pasca banjir," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye7857 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1287 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1190 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1078 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye935 personBudhi Firmansyah Surapati