You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Perlintasan Kereta di Jl Tentara Pelajar Segera Ditutup
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Perlintasan Kereta di Jalan Tentara Pelajar Segera Ditutup

Simpang perlintasan kereta di Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan segera ditutup demi kelancaran pembangunan jalan layang Permata Hijau yang saat ini berlangsung.

Harus kita tutup jalur untuk melintas ke arah Jl Patal Senayan. Karena itu sudah mulai dilakukan pengeboran, sehingga jalan semakin sempit

"Harus kita tutup jalur untuk melintas ke arah Jl Patal Senayan. Karena itu sudah mulai dilakukan pengeboran, sehingga jalan semakin sempit," ujar Heru Suwondo, Kepala Bidang Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Rabu (11/3).

Menurut Heru, langkah ini diambil karena luas jalan di Jalan Patal Senayan semakin sempit. Alat-alat berat dan truk ditempatkan untuk mendukung pekerjaan. "Kemacetannya sudah cukup parah karena jalan semakin sempit. Takut nantinya malah terjadi kecelakaan saat kendaraan menyeberang rel kereta," tuturnya.

Pembangunan Jalan Layang Terpanjang Dimulai

Dia belum dapat memastikan kapan penutupan dilakukan. Namun dari target pengerjaan, kemungkinan akan dilakukan pada April mendatang. "Ya kita kan masih harus berkoordinasi dengan pihak terkait, dan harus disosialisasikan dulu. Apalagi warga nantinya harus berputar jika ingin ke Senayan, jadi mungkin April," jelasnya.

Bastian (34) salah satu pengendara mobil mengatakan, jika perlintasan itu ditutup akan lebih menyulitkan pengendara. Karena untuk ke Senayan saja, pria yang tinggal di kawasan Permata Hijau ini harus berputar jauh. "Kalau bisa janganlah, ini saja untuk sampai ke Jalan Tentara Pelajarnya bisa 20 menit karena akses sempit dan lalu lintas kereta cukup padat," ucapnya.

Seperti diketahui, jalan layang Permata Hijau ini membentang dari Jl Permata Hijau ke Jalan Patal Senayan dengan panjang 533 meter dan lebar 10 meter. Jalan ini dibangun untuk mengurangi kemacetan di sekitar persimpangan rel kereta api tersebut. Nilai kontrak untuk jalan layang ini Rp 131,5 miliar. Target penyelesaian jalan layang tersebut akhir tahun 2015.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6249 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3828 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3103 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2981 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1602 personFolmer