You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
kali apuran
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Kali Apuran di Kalideres Menyempit

Kondisi Kali Apuran yang melintas di wilayah RW 10, Kelurahan Kalideres saat ini kondisinya memprihatinkan. Bagamana tidak, badan kali yang dahulunya memliki lebar sekitar tujuh meter kini hanya menyisakan satu meter saja.

Awalnya memiliki lebar sekitar tujuh meter, tapi sekarang menyempit hanya menyisakan satu meter

Pantauan beritajakarta.com, penyempitan terjadi sepanjang 300 meter akibat endapan lumpur yang mengering serta dipenuhi tanaman eceng gondok.

Himawan (51), warga Kompleks Merpati RT 06/10 Kelurahan Kalideres menuturkan, penyempitan kali yang melintas di wilayahnya itu sudah terjadi sejak lima tahun lalu. Selama itu pula, kata Himawan, lumpur di kali tersebut tidak pernah dikeruk oleh instansi terkait.

Petugas dan Warga Bersihkan Saluran Inspeksi KBT

"Awalnya memiliki lebar sekitar tujuh meter, tapi sekarang menyempit hanya menyisakan satu meter," ujar Himawan, Minggu (15/3).

Menanggapi hal ini, Camat Kalideres, Yunus Burhan mengaku akan menyampaikan keluhan warganya terkait kondisi Kali Apuran yang mengalami pendangkalan serta penyempitan.

"Sesuai hasil Musrenbang warga meminta segera dilakukan normalisasi. Kami juga sudah mengusulkan untuk menormalisasi Kali Apuran yang menjadi kewenangan Dinas Tata Air," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8012 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6823 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1793 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1561 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1478 personFakhrizal Fakhri