You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Rasakan Manfaat Lahan Pertanian di RW 07 Kembangan Utara
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Sekko Jakbar Kunjungi Poktan GSG 07 Kembangan Utara

Ini sangat bagus potensinya. Sudin KPKP Jakarta Barat sudah melakukan pendampingan pada kelompok tani ini,

Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Barat, Iin Mutmainah mengunjungi Kelompok Tani (Poktan) Gabung Semua Gang (GSG) RW 07, Kembangan Utara, Kembangan yang merupakan binaan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat.

Saat ini poktan tersebut berhasil memanfaatkan lahan tidur seluas 2.400 meter milik salah satu perusahaan swasta yang dikembangkan menjadi lahan perkebunan.

Melihat Urban Farming di Tengah Permukiman Padat di Kembangan Utara

"Ini sangat bagus potensinya. Sudin KPKP Jakarta Barat sudah melakukan pendampingan pada kelompok tani ini. Awalnya lahan di sini hanya tanah kosong saja, oleh Poktan GSG RW 07 Kembangan kemudian dijadikan lahan perkebunan dan Alhamdulillah manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga," ujar Iin, saat berkunjung ke Poktan SGS RW 07, Kembangan Utara, Kamis (8/4).

Menurut Iin, lahan perkebunan tersebut tak hanya berpotensi untuk ketahanan pangan saja melainkan juga dapat dijadikan sarana edukasi khususnya kepada anak-anak agar mengenal pertanian sejak dini.

"Saya berharap ke depan, warga lainnya bisa mencontoh kelompok tani ini yang berhasil memanfaatkan lahan yang ada. Poktan di sini berhasil melihat kebutuhan masyarakat akan cabai misalnya. Saat ini harga cabai di pasaran sedang tinggi, tapi warga di sini tidak merasakan hal itu karena stok cabai di sini tercukupi," katanya.

Kasmin (49), salah satu pengelola Poktan GSG 07 Kembangan Utara mengatakan, berawal dari pengelolaan gang hijau di masing-masing RT, kini pengelolaan lahan tersebut digabung sehingga menjadi lebih luas dan mendapatkan pendampingan dari Sudin KPKP Jakarta Barat dan Kelurahan Kembangan Utara.

"Sejauh ini hasil yang kami tanam untuk memenuhi kebutuhan warga RW 07 Kembangan Utara," kata Kasmin.

Adapun jenis tanaman yang ditanam di antaranya, pakcoi, sawi, bayam, kangkung, cabai, tomat dan produk unggulan yakni labu madu. Untuk kangkung dan bayam hampir setiap minggu dipanen rata-rata sebanyak 60 ikat. Harga jual per ikatnya Rp 2.000 untuk kangkung dan Rp 3.000 untuk bayam.

"Produk unggulan kami labu madu. Setiap panen enam bulan sekali kami berhasil panen 300-400 kilogram. Kami jual perkilogramnya Rp 20 ribu. Hasil penjualan kita kembalikan ke petani untuk dibelikan bibit dan pupuk serta uang kas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6733 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5661 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2766 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2107 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1873 personAnita Karyati