You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Berantas DBD dengan Fogging
photo Izzudin - Beritajakarta.id

3 warga Jaktim Meninggal Terkena DBD

Memasuki musim pancaroba, ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) harus diwaspadai warga DKI Jakarta. Di Jakarta Timur sendiri sejak Januari hingga 13 Maret, tercatat sudah 3 warga meninggal dunia terserang DBD. 

Ketiganya positif terkena DBD dan meninggal dunia. Kami minta warga harus meningkatkan kewaspadaan, membiasakan diri dengan perilaku hidup bersih dan sehat

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Iwan Kurniawan, mengatakan, 3 warga yang meninggal dunia itu positif terserang DBD. Mereka adalah AB (10) jenis kelamin laki-laki, warga Ciracas, meninggal pada 9 Januari lalu. Kemudian, LL (4), perempuan dan J (11), laki-laki. Mereka tercatat sebagai warga Kelurahan Cipayung dan meninggal pada Februari lalu.

Penderita DBD di Jaksel Capai 343 Orang

"Ketiganya positif terkena DBD dan meninggal dunia. Kami minta warga harus meningkatkan kewaspadaan, membiasakan diri dengan perilaku hidup bersih dan sehat," ujar Iwan Kurniawan, Sabtu (14/3).

Agar kasus DBD tidak mewabah, pihaknya rutin menggelar pemberantasan sarang nyamuk (PSN) setiap hari Jumat. Kemudian seluruh juru pemantau jentik (Jumantik) juga dikerahkan untuk membasmi jentik nyamuk.

"Fogging juga kita lakukan serempak di daerah yang ada kasus DBD-nya. Fogging diperlukan untuk membunuh nyamuk dewasa. Tapi, itu dilakukaan saat ada penderita positif. Fogging harus dibarengi dengan PSN. Karena jentik nyamuk itu tidak mati saat fogging dan seminggu kemudian menjadi nyamuk," jelas Iwan.

Berdasarkan catatan Sudin Kesehatan Jakarta Timur, sejak Januari hingga 13 Maret ini tercatat ada 207 kasus DBD. Dari jumlah itu Kecamatan Duren Sawit menduduki peringkat tertinggi dengan 44 kasus. Menyusul kemudian Kecamatan Cipayung 34 kasus. Sedangkan angka terendah DBD adalah Kecamatan Makasar 9 kasus dan Jatinegara 12 kasus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5368 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1867 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1815 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1794 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1603 personAnita Karyati