You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1.143 HPR di Jakarta Barat Telah Divaksin
photo Doc - Beritajakarta.id

1.143 HPR di Jakbar Divaksinasi Rabies

Sepanjang triwulan pertama tahun 2021 atau Januari - Maret, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat telah memvaksinasi 1.143 hewan penular rabies (HPR).

Harapan kami dengan vaksinasi ini wilayah DKI Jakarta dapat mempertahankan status sebagai daerah bebas rabies,

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Iwan Indriyanto mengatakan, rincian HPR yang telah divaksinasi rabies tersebut terdiri dari, 203 ekor anjing, 924 ekor kucing, enam kera, dan 10 musang.

"Kucing menjadi hewan yang paling banyak divaksin rabies," ujar Iwan, Minggu (11/4).

Dinas KPKP Uji 2.501 Sampel Pangan Segar di Triwulan I 2021

Dikatakan Iwan, program vaksinasi bagi HPR tersebut gratis dan bertujuan mempertahankan wilayah DKI Jakarta sebagai daerah bebas rabies sejak tahun 2004.

"Oleh karena itu, strategi utama yang harus dilakukan yakni melalui pelayanan vaksinasi rabies gratis," katanya.

Dia menambahkan, penyakit rabies merupakan penyakit menular akut yang dapat menyerang susunan saraf manusia dan hewan berdarah panas. Penularannya bisa melalui air liur hewan seperti anjing, kucing, kera dan musang yang terinfeksi melalui luka terbuka.

"Harapan kami dengan vaksinasi ini wilayah DKI Jakarta dapat mempertahankan status sebagai daerah bebas rabies," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1334 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1175 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye969 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye942 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye769 personFakhrizal Fakhri
close