You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Berhasil Evakuasi Ular Sanca di Pelabuhan Pulau Tidung
photo Suparni - Beritajakarta.id

Seekor Ular Sanca Berhasil Dievakuasi dari Kawasan Pelabuhan Lampu Hijau Pulau Tidung

Seekor ular sanca sepanjang kurang lebih 3,5 meter berhasil dievakuasi petugas Sektor 8 Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Lampu Hijau, RT 06/02, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Kita lepasliarkan di pulau tak berpenghuni

Perwira Piket Sektor 8 Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Putut Jantoko mengatakan, keberadaan ular sanca sepanjang sekitar 3,5 meter tersebut dilaporkan oleh seorang nelayan kepada petugas di Pos Jaga Pulau Tidung.

"Usai menerima laporan pagi tadi, sebanyak lima personel berikut perlengkapan pendukung langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi," ujarnya, Selasa (13/4).

Seekor Ular Sanca Berhasil Dievakuasi dari Rumah Warga di Pulau Pari

Menurutnya, evakuasi berlangsung sekitar setengah jam berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif, baik bagi petugas maupun warga. Selain itu, ular juga berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup.

"Petugas hanya menemui sedikit kendala karena ular bersembunyi di antara batu karang. Setelah kita evakuasi ular sanca ini kita lepasliarkan di pulau tak berpenghuni," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1851 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1397 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1092 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1061 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye980 personAnita Karyati