You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
38 HPR Di Slipi Divaksin
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

38 Hewan Penular Rabies di Slipi Divaksinasi

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat melakukan vaksinasi kepada 38 Hewan Penular Rabies (HPR) di RW 04, Kelurahan Slipi, Palmerah. Sebelum dilakukan vaksinasi, puluhan HPR tersebut diperiksa kesehatannya oleh dokter hewan.

Sebelum divaksin hewan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu,

Kepala seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Barat, Churniatun mengatakan, 38 HPR yang divaksin tersebut terdiri dari 30 ekor kucing dan delapan ekor anjing.

"Total ada 38 HPR yang diberikan vaksinasi rabies. Sebelum divaksin hewan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu," ujar Churniatun, Senin (26/4).

1.143 HPR di Jakbar Divaksinasi Rabies

Dikatakan Churniatun, pemberian vaksinasi bagi HPR merupakan program rutin Sudin KPKP Jakarta Barat dalam rangka mempertahankan status bebas rabies di wilayah Provinsi DKI Jakarta, khususnya di Jakarta Barat.

"Dalam pelaksanaannya petugas tetap menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun)," katanya.

Dia menambahkan, pemberian vaksin ini gratis sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat agar hewan peliharaan selalu terkontrol kesehatannya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6752 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5663 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2867 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2110 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1876 personAnita Karyati