You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 120 Anak Yatim Piatu di Kelurahan Pulau Panggang Mendapatkan Santunan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Plt Lurah Pulau Panggang Serahkan Bantuan Bagi 120 Yatim Piatu

Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Pulau Panggang, Iskandar menyerahkan secara simbolis santunan bagi 120 anak yatim piatu dari PT Nusantara Regas.

Tentu saja sangat bermanfaat

Iskandar merinci, sebanyak 77 penerima santunan berasal dari Pulau Panggang dan 43 yatim piatu dari Pulau Pramuka.

"Santunan diberikan secara simbolis karena masih dalam situasi pandemi COVID-19," ujarnya, di Gedung Karang Taruna Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, Selasa (27/4).

151 Mustahik di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan Diberikan Santunan

Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Hidayah, As'ad Syafarudin menuturkan, sebagian besar penerima santunan merupakan yatim piatu yang diasuh pihak yayasan.

"Santunan ini tentu saja sangat bermanfaat dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak kita, terima kasih kepada PT Nusantara Regas," ungkapnya.

Sementara itu, Officer CSR PT Nusantara Regas, Hendy Priatna menambahkan, santunan ini terealisasi berkat program corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang diperuntukkan bagi program-program sosial maupun pendidikan.

"Ini program rutin setiap bulan Ramadan untuk berbagi dan menjalin silaturahmi dengan warga Kepulauan Seribu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1356 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1024 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1023 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye934 personAnita Karyati