You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Kerugian Materi Akibat Kebakaran di Setu Capai Rp 400 Juta
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kerugian Materi Akibat Kebakaran di Setu Ditaksir Capai Rp 400 Juta

Kebakaran gudang kabel optik di Jl H. Karim, Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (18/5) malam, menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Dalam waktu sekitar tiga jam api berhasil dipadamkan petugas. 

Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, pihaknya mengerahkan 11 unit mobil pemadam berikut dengan mobil pendukung dan 55 personilnya.

"Dalam waktu sekitar tiga jam api berhasil dipadamkan petugas. Hingga pukul 22.15, petugas masih melakukan proses pendinginan lantaran asap tebal masih mengepul di lokasi kejadian. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp 400 juta, " tuturnya.

Kerugian Akibat Kebakaran di Cakung Barat Ditaksir Capai Rp 500 Juta

Diungkapkan Gatot, dugaan sementara kebakaran ini dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan dan percikannya membakar gulungan label serat optik di gudang tersebut. Api membesar dan membakar area gudang seluas 300 meter persegi ini.

"Banyaknya barang mudah terbakar di gudang tersebut membuat petugas kesulitan memadamkan kobaran api, " tukasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1079 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye994 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye909 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye868 personAnita Karyati