You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Jemput Bola PCR Warga Bambu Apus
photo Nurito - Beritajakarta.id

Lakukan Tes PCR, Petugas Datangi Rumah Warga di Bambu Apus

Dua petugas kesehatan melakukan jemput bola dengan mendatangi langsung rumah warga di wilayah RT 08/03 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (2/6).

Kemungkinan hasilnya dalam empat hari bisa diketahui

Warga yang jalani tes PCR ini merupakan satu keluarga, terdiri dari ibu, satu anak perempuan dan tiga anak laki-laki. Mereka dinyatakan positif COVID, setelah menjalani swab antigen, Selasa (1/5) kemarin.

Lurah Bambu Apus, Dodo Supendi mengatakan, dari 47 warga yang jalani tes antigen oleh tim kesehatan Polres Metro Jakarta Timur Selasa kemarin, satu keluarga ini dinyatakan reaktif sehingga harus tes PCR hari ini.

Pemukiman Warga di Bambu Apus Disemprot Disinfektan

"Hasil swab PCR ini bisa diketahui sekitar dua sampai tujuh hari. Namun kita minta ke puskesmas agar hasilnya bisa dipercepat. Kemungkinan hasilnya dalam empat hari bisa diketahui," kata Dodo.

Jika hasil tes PCR kelima orang tersebut positif, lanjut Dodo, maka mereka langsung diisolasi di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Menurut Dodo, walau ada warganya yang terpapar COVID-19, pihaknya belum menerapkan lockdown mikro karena yang terpapar merupakan satu keluarga yang tinggal dalam satu rumah besar.

"Kami masih melakukan koordinasi dengan lintas sektor. Jika memang  erlu lockdown mikro, maka kita akan menerapkannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11108 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1261 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1261 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye976 personBudhi Firmansyah Surapati