You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dua Warga Kena DBD, Walikota Fogging RW 09 Pondok Kelapa
photo Nurito - Beritajakarta.id

Cegah DBD, Jaktim Intensifkan Fogging

Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardhana memimpin kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan fogging di RW 09, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jumat (20/3). Fogging di wilayah itu dilakukan setelah dua warga dinyatakan positif terkena DBD. 

PSN dan fogging dilakukan karena ada warga di sini positif kena DBD

"PSN dan fogging dilakukan karena ada warga di sini positif kena DBD. Duren Sawit merupakan zona merah DBD di Jakarta Timur. Makanya PSN 30 menit setiap Jumat ini penting untuk mengurangi penyebaran DBD," ujar Bambang, Jumat (20/3).

Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, Iwan Kurniawan mengatakan, upaya ampuh menakan DBD adalah dengan PSN dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat. "Memang dua korban itu positif kena DBD di rumahnya. Makanya kita lakukan foging, untuk menekan DBD," tandas Iwan.

Ada 111 Kasus DBD, Jakbar Intensifkan Fogging

Data dari Sudin Kesehatan Jakarta Timur menyebutkan, sejak Januari hingga 19 Maret lalu tercatat ada 228 kasus DBD, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 3 jiwa. Angka tertinggi kasus DBD saat ini terdapat di Kecamatan Duren Sawit yakni  54 kasus. Sedangkan wilayah terendah adalah Kecamatan Makasar dengnan 9 kasus.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1172 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1150 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye921 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye916 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye838 personBudhi Firmansyah Surapati