You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelurahan Cideng di Lakukan Fogging Fokus
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Kepulauan Seribu Selatan Antisipasi Penyebaran DBD

Antisipasi penyebaran nyamuk aedes aegypty yang merupakan penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus dilakukan jajaran Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Puskesmas kan sudah punya maping daerah-daerah yang rawan di mana saja. Sehingga tindakan antisipasi seperti fooging biasanya dilakukan langsung oleh puskesmas

Camat Kepulauan Seribu Selatan, Arif Wibowo mengatakan, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan puskesmas setempat jika ditemukan warga yang terkena DBD. Selain itu, untuk tindakan pencegahan, pihaknya juga terus menggalakkan dan mengimbau pentingnya kebersihan lingkungan kepada warga.

"Puskesmas kan sudah punya maping daerah-daerah yang rawan di mana saja. Sehingga tindakan antisipasi seperti fogging biasanya dilakukan langsung oleh puskesmas," kata Arif, Selasa (17/3).

Harga Bahan Pokok di Kepulauan Seribu Masih Normal

Dikatakan Arif, kalaupun ada warga yang terkena DBD, kemungkinan tidak terjangkit di sekitar pulau.

"Kalaupun ada warga yang kena DBD belum tentu terkena di pulau, bisa jadi saat dia ke darat dan kena di darat. Tapi memang untuk pencegahan perlu dilakukan fogging," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4582 personNurito
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1385 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1053 personFolmer
  4. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1020 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pansus Perparkiran Bahas Optimalisasi Pendapatan Sektor Parkir

    access_time21-04-2026 remove_red_eye963 personFakhrizal Fakhri