You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkab Optimis Kepulauan Seribu Menangkan Lomba KLA
photo Suparni - Beritajakarta.id

Bupati Optimistis Kepulauan Seribu Raih Predikat Madya Kabupaten Layak Anak

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi optimistis Kabupaten Kepulauan Seribu bisa meraih predikat Madya dalam lomba Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021.

Tahun lalu kita berhasil meraih status Pratama

Junaedi mengatakan, keyakinan tersebut diperkuat dengan adanya kerja sama dan dukungan semua pihak dalam koordinasi, supervisi, advokasi dan memberikan data yang akurat terkait kebutuhan dalam pelaksanaan lomba KLA tahun ini.

"Tahun lalu kita berhasil meraih status Pratama. Kita optimistis dalam KLA tahun ini bisa naik kelas menjadi Madya," ujarnya, di Gedung Mitra Praja, Jakarta Utara, usai mengikuti penilaian KLA Tahun 2021 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI yang berlangsung secara virtual, Kamis (1/7).

Pemkab Kepulauan Seribu Raih Penghargaan Kota Layak Anak

Sementara itu, Ketua Tim Penilai KLA Tahun 2021, Sri Prihantini L Wijayanti mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas PPAPP yang telah melakukan pembinaan dan pendampingan dari mulai tahap penilaian mandiri, verifikasi administrasi dan tahap verifikasi lapangan.

"Terima kasih juga atas pemantauan seluruh program perlindungan anak di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati