You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jaksel Upayakan Lahan Relokasi PKL Kebayoran Lama
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Pemkot Jaksel Cari Lahan Relokasi PKL Kebayoran Lama

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan sedang mencari lokasi relokasi bagi pedagang kaki lima (PKL) Pasar Kebayoran Lama. Sebab hingga kini masih ada pedagang yang belum mendapat tempat berdagang pasca ditertibkan Februari lalu.

Kita sedang berusaha membebaskan lahan seluas 8.000 meter persegi untuk menampung pedagang

Camat Kebayoran Lama, Munjirin Rasyid, mengatakan, pihaknya tengah berupaya membebaskan lahan seluas 8.000 meter persegi yang berada di Jalan Raya Kebayoran Lama, tepat di depan Ramayana.

"Kita sedang berusaha membebaskan lahan seluas 8.000 meter persegi untuk menampung pedagang. Di sana baru dibangun toko-toko emas dan masih ada sisa lahan yang cukup luas," ujar Munjirin, Rabu (25/3).

Ribuan PKL Akan Direlokasi ke Grogol Selatan

Munjirin mengatakan, pemilik tanah bersedia untuk bernegosiasi terkait rencana pembebasan lahan. Saat ini, surat-surat tanah itu sudah dalam penelitian. "Surat-suratnya sudah dipegang Lurah Cipulir dan sedang diteliti. Kita juga masih menunggu untuk surat pernyataan kesediaan menjual, disertai permintaan harga," jelasnya.

Jika memenuhi syarat, lanjut Munjirin, akan dibahas di tingkat kota untuk selanjutnya diajukan ke tingkat provinsi. "Kalau sudah memenuhi syarat, baru kita ajukan ke Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11926 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1360 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1326 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1296 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1005 personBudhi Firmansyah Surapati