You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KWT Hijau Daun RW 09 Warakas Panen 20 Kg Sayuran
photo Suparni - Beritajakarta.id

KWT Hijau Daun Panen 20 Kilogram Sayuran di Kolong Tol Tanjung Priok

Sebanyak 20 kilogram sayuran berhasil dipanen Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Daun di RW 09, Kelurahan Warakas, dari pengembangan urban farming (pertanian perkotaan) memanfaatkan lahan di kawasan kolong Tol Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Memanfaatkan lahan tidak produktif

Kepala Satuan Pelaksana Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kecamatan Tanjung Priok, Suparmi mengatakan, sebanyak 20 kilogram sayuran yang dipanen terdiri dari, kangkung, bayam hijau, bayam batik, pakcoy, sawi, cesim dan pagoda.

RPTRA Anggrek Bintaro Panen 9,5 Kilogram Kangkung

"Sayuran yang dipanen hari ini merupakan hasil tanam sekitar tiga pekan lalu. Hasil penen ini sebagian kita bagikan kepada warga yang membutuhkan dan sisanya dijual untuk membeli kebutuhan tanam seperti, nutrisi dan vitamin tanaman," ujarnya, Selasa (31/8).

Ia menambahkan, selain beragam jenis sayuran, di area tanam tersebut juga dibudidayakan tanaman buah, tanaman hias dan tanaman obat keluarga (Toga). Kami juga membuat kolam ikan hias dan kolam ikan lele yang masih dalam proses pembesaran.

"Kami berharap warga sekitar juga bisa memanfaatkan lahan-lahan yang tidak produktif menjadi produktif. Terutama, untuk pemenuhan gizi dan sayuran bagi keluarga dalam rangka membantu pemerintah menurunkan angka stunting," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10221 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1317 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1231 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1200 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye958 personBudhi Firmansyah Surapati