You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Capaian Vaksinasi Pelajar di Wilayah 1 Jakarta Utara Mencapai 95,96 Persen
photo Doc - Beritajakarta.id

95,96 Persen Pelajar di Wilayah 1 Sudin Pendidikan Jakut Sudah Divaksin

Vaksinasi COVID-19 bagi pelajar usia sasaran di Jakarta Utara terus digencarkan. Berdasarkan pendataan yang dilakukan di Wilayah 1 Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 95,96 persen pelajar usia sasaran.

44.497 pelajar divaksin dosis pertama

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara, Sri Rahayu Asih Subekti mengatakan, total jumlah pelajar usia sasaran vaksinasi di Kecamatan Penjaringan, Kecamatan Pademangan dan Kecamatan Tanjung Priok mencapai 48.167 peserta didik.

"Sampai kemarin pukul 17.00 di Wilayah 1 Sudin Pendidikan Jakarta Utara yang meliputi Kecamatan Penjaringan, Kecamatan Pademangan dan Kecamatan Tanjung Priok sudah 44.497 pelajar yang divaksin dosis pertama," ujarnya, Kamis (2/9).

Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 1 September 2021

Ia menambahkan, untuk dosis kedua baru mencapai 30,01 persen dan akan terus digencarkan sosialisasinya agar sasaran datang sesuai penjadwalan yang telah ditetapkan.

"Saya berharap, para orang tua bisa memotivasi putra-putrinya yang belum divaksin untuk datang ke lokasi layanan vaksinasi terdekat. Saya juga minta pihak sekolah bisa berkoordinasi dengan kelurahan dan Puskesmas untuk memfasilitasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9009 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1302 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1208 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1150 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye949 personBudhi Firmansyah Surapati