You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rumah Pompa Waduk Aneka Elok Berfungsi Normal
photo Nurito - Beritajakarta.id

Rumah Pompa Waduk Aneka Elok Berfungsi Normal

Rumah Pompa Waduk Aneka Elok, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, dipastikan saat ini kondisinya normal. Keberadaan rumah pompa ini untuk mengatur debit air di waduk yang lokasinya dekat dengan komplek pegawai Pemda DKI ini.

Sudah kita lakukan pengecekan kemarin

Camat Cakung, Fajar Eko Satrio mengatakan, di rumah pompa ini ada dua unit pompa berkapasitas masing-masing 1.000 liter per detik. Di sini juga ada 12 unit pompa portabel lengkap dengan BBM nya. Kemudian ada genset yang kondisinya juga masih sangat baik.

"Sudah kita lakukan pengecekan kemarin, Rumah Pompa Aneka Elok kondisinya sangat baik. Mudah-mudahan semua yang ada bisa berfungsi normal saat musim hujan dan saat kondisi Waduk Aneka Elok mulai tinggi debit airnya," kata Fajar, Senin (20/9).

Sodetan di Waduk Tiu Ditarget Kelar Akhir Bulan Ini

Selain rumah pompa, menurut Fajar, kondisi pintu air di outlet Waduk Aneka Elok juga berfungsi normal. Pintu air ini akan dibuka saat debit air waduk tinggi. Air dari waduk selanjutnya dialirkan Kali Cakung, melalui saluran penghubung (Phb) Aneka Elok.

"Waduk Aneka Eloknya juga sudah dikeruk, pada 2019 lalu. Mudah-mudahan ini dapat menampung debit air yang lebih tinggi dan tidak terjadi banjir di kawasan tersebut," pungkas Fajar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1194 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close