You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota Dorong UMKM Jakut Terus Berkreasi dan Berinovasi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Transaksi BORJU Periode 4-8 Oktober 2021 Capai Rp 16,5 Juta

Nilai transaksi dalam pelaksanaan Bazar Online Jakprenuer Jakarta Utara (BORJU) periode 4-8 Oktober 2021 mencapai Rp 16,5 juta.

Menghidupkan UMKM

Pelaksanaan BORJU diikuti 118 Jakpreneur dengan jumlah 377 produk di antaranya, kuliner, kerajinan tangan dan fesyen.

Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, di masa pandemi seperti saat ini pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dituntut lebih inovatif. Salah satunya, dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui penjualan secara online.

BORJU Catatkan Ratusan Transaksi Produk UMKM

"Saya berkomitmen ikut mempromosikan produk yang dijual Jakpreneur. Melalui BORJU kita bantu pemasaran produknya, meskipun sebulan dua kali ini bisa menjadi ajang promosi produk sekaligus menghidupkan UMKM," ujarnya, Jumat (8/10).

Menurutnya, melalui BORJU Official yang bisa diakses di marketplace Tokopedia, warga bisa memesan produk Jakprenuer atau UMKM binaan.

"Kita juga mengajak warga untuk bergabung di Jakprenuer melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Kita akan bantu dari mulai pelatihan, pembinaan, pendampingan hingga pemasaran," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

    access_time19-03-2026 remove_red_eye2561 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

    access_time19-03-2026 remove_red_eye2431 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1798 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

    access_time16-03-2026 remove_red_eye1430 personFolmer
  5. Korban Longsor TPST Bantargebang Terima Santunan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1206 personAldi Geri Lumban Tobing