You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
300 Personil Dikerahkan Dalam Gerebek Lumpur di Kali Nusakirana Marunda
photo Suparni - Beritajakarta.id

300 Personel Dikerahkan Gerebek Lumpur Kali Nusakirana

Sebanyak 300 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan Gerebek Lumpur di Kali Nusakirana, RW 13, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Kita kembalikan fungsi Kali Nusa Kirana

Camat Cilincing, Muhammad Andri mengatakan, personel yang terlibat terdiri dari unsur kelurahan, kecamatan, Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air, Sudin Lingkungan Hidup, UPK Badan Air, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta warga setempat.

"Dalam Gerebek Lumpur ini, selain sedimen lumpur dan sampah juga turut dibersihkan eceng gondok yang memenuhi permukaan air di Kali Nusakirana," ujarnya, Minggu (10/10).

Wali Kota Jaktim Tinjau Gerebek Lumpur di Waduk Munjul

Andri menjelaskan, dalam Gerebek Lumpur tersebut turut dikerahkan dua unit alat berat dan empat truk pengangkut.

"Melalui Gerebek Lumpur ini kita kembalikan fungsi Kali Nusa Kirana yang dapat menampung aliran sisi barat Kali Blencong hingga mengalir normal menuju muara," terangnya.

Menurutnya, panjang aliran Kali Nusakirana mencapai 660 meter, lebar 5 meter dengan kedalaman mencapai 2,5 meter.

"Aliran Kali Nusakirana ini dan melintas di wilayah Kelurahan Marunda dan Kelurahan Rorotan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6148 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1273 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati