You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tim Gabungan Tinjau RSUD Kramat Jati
photo Nurito - Beritajakarta.id

Tim Gabungan Tinjau RSUD Kramat Jati

Akan dinaikkan kelasnya dari Tipe D ke Tipe C

Tim gabungan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan kunjungan ke RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (14/10).

Realisasi Capaian Vaksinasi di Kramat Jati Capai 55,32 Persen

Rombongan peninjau dipimpin Kepala Bagian Kesehatan Biro Kesos Setda Pemprov DKI Jakarta, Mariana. Mereka meninjau sejumlah ruang layanan yang ada. Seperti ruang pendaftaran, rawat inap, poliklinik, IGD, ruang bersalin dan lainnya. Mereka juga mengecek data administrasi RSUD yang berada di Jl Inpres Kelurahan Tengah ini.

Menurut Mariana, kunjungan ini dilakukan terkait rencana peningkatan status RSUD Kramat Jati dari Tipe D ke Tipe C. 

"Untuk bisa naik kelas, ada kriteria dan syarat yang harus dipenuhi. Di antaranya tempat tidur rawat inap minimal 100 bed. Kemudian mereka juga harus menambah layanan spesialis. Seperti spesialis mata, THT dan lainnya," kata Mariana.

Dengan peningkatan status ini, kata Mariana, maka layanan di RSUD Kramat Jati juga nantinya lebih luas lagi. Karena semakin banyak layanan dokter spesialisnya. Sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat karena sudah ada di RSUD Kramat Jati.

Selain itu, rumah sakit juga memberikan layanan online, sehingga pasien tak perlu lagi mengantre di ruang tunggu atau pendaftaran. Kemudian ada layanan jemput  pasien darurat menggunakan ambulans yang dilengkapi tenaga medis dan obat-obatan.

"Hasil kunjungan ini akan kita bahas lintas sektor. Kemudian akan dibuatkan berita acara dan disampaikan ke gubernur DKI. Secara umum dari hasil tinjauan lapangan, RSUD Kramat Jati ini sudah bisa ditingkatkan statusnya dari Tipe D ke Tipe C," lanjut Mariana.

Direktur RSUD Kramat Jati, Friana Asmely mengungkapkan, sebelum dilakukan peninjauan ini, dirinya sudah melakukan pemaparan di Dinas Kesehatan DKi dan balai kota DKI.

"Sejak tahun 2020 pun RSUD Kramat Jati telah kontribusi positif dan mulai meningkatkan kapasitas tempat tidurnya sehingga terpenuhi 100 tempat tidur. Ini sebagai salah satu syarat untuk menaikkan kelasnya," kata Asmely.

Menurutnya, persyaratan lainnya juga telah terpenuhi. Yakni soal ketersediaan layanan dokter spesialias. Di RSUD Kramat Jati saat ini sudah tersedia Poli obgyn (kandungan), penyakit dalam rehab medik, bedah. Kemudian ada poli fisioterapi, syaraf, anak, gigi, THT, kulit dan kelamin.

"Untuk keterampilan kompetensi kualifikasi SDM pun diakselerasi dengan pandemi COVID-19. Insyaallah SDM kami kompetensi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," lanjut Asmely.

Disebutkan, dalam dua bulan ke depan pihaknya juga akan menambahkan layanan spesialis kedokteran jiwa dan spesialis mata. Rumah sakit ini juga memiliki gudang farmasi, ruang isolasi dan kamar jenazah.

Sekadar diketahui, RSUD Kramat Jati saat ini memiliki 242 pegawai, 79 perawat, 17 bidan, 15 dokter umum dan 19 dokter spesialis.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye5701 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3525 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2731 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye2521 personNurito
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1215 personFolmer
KONTAK KAMI
Berita Jakarta Berita Jakarta TV

Jl. Medan Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt. II Jakarta
local_phone +62 21 3822356
email redaksi@beritajakarta.id

TAUTAN LAINNYA
Tentang Kami | Sitemap | Infografis

© copyright 2001 - 2026 All Rights Reserved