You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Progres Gerebek Lumpur di 82 Lokasi Capai 80 Persen
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Progres Gerebek Lumpur di 82 Lokasi Capai 80 Persen

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta terus berupaya melakukan pengerukan atau pengurasan saluran, kali dan waduk melalui Gerebek Lumpur di seluruh wilayah Jakarta. Progres Gerebek Lumpur di 82 lokasi saat ini sudah mencapai 80 persen.

Volume kerukan di 82 lokasi itu bervariasi

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Yusmada Faisal mengatakan, dalam Gerebek Lumpur tersebut dikerahkan 408 personel di lima wilayah kota dengan mengerahkan 46 alat berat berjenis ekskavator amphibi dan 124 dump truck yang akan terus ditambah jumlahnya untuk percepatan.

"Volume kerukan di 82 lokasi itu bervariasi disesuaikan dengan kapasitas daya tampungnya masing-masing," ujarnya, Senin (18/10).

300 Personel Dikerahkan Gerebek Lumpur Kali Nusakirana

Yusmada menjelaskan, selain untuk pemeliharaan, pengerukan bertujuan menambah daya tampung sekaligus memperlancar aliran air agar dapat mencegah potensi terjadinya genangan terutama saat terjadi hujan deras.

"Gerebek Lumpur sudah dimulai sejak Maret 2021 dan makin masif dengan meningkatkan jumlah alat berat mulai 30 September sampai Desember 2021," tandasnya.

Untuk diketahui, berikut beberapa lokasi Gerebek Lumpur dengan skala besar di Jakarta;

1. Pengerukan lumpur di Waduk Munjul dengan rencana hasil volume kerukan sebanyak 163.164 meter kubik dengan luas basah waduk 51.962 meter persegi

2. Pengerukan lumpur di Kali Mookevart sedalam satu meter dengan panjang 4,4 kilometer dan volume kerukan sebanyak 154.000 meter kubik

4. Pengerukan lumpur di Kali Krukut Segmen Jalan Bendungan Hilir-Menara Batavia panjang 670 meter dengan hasil kerukan sebanyak 12.060 meter kubik

5. Pengerukan Kali Sunter, Jakarta Utara di segmen Pompa Rawa Badak sepanjang 495 meter dan segmen Artha Gading sepanjang 210 meter. Adapun target volume kerukan lumpur di kedua lokasi itu sebanyak 26.000 meter kubik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7657 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5422 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1599 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1430 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1308 personFakhrizal Fakhri